Optimalisasi Pengawasan Orang Tua terhadap Bahaya Pelecehan Seksual pada Anak di Era Digital

Sri Murni

Abstract


Keberadaan anak menjadi salah satu bagian terpenting keluarga, mereka bisa menjadi sumber kebahagiaan generasi penerus orang tua. Fenomena perkembangan di era digital, khususnya di bidang komunikasi selain berdampak positif dalam kehidupan, juga dapat memiliki dampak negatif. Penggunaan media komunikasi seperti internet, ponsel atau gadget oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, membahayakan keselamatan anakanak. Semakin meningkatnya kasus pelecehan seksual pada anak merupakan dampak negatif yang terjadi. Untuk memastikan keselamatan anak dari bahaya pelecehan seksual di era digital, para orang tua perlu mengoptimalkan kontrol dengan menerapkan berbagai strategi. Di antara strategi yang dapat dilakukan orang tua adalah; terjalin komunikasi intens dengan anak-anak, ajarkan anak-anak untuk berani, mandiri, disiplin dan memberi mereka pengetahuan tentang keterbatasan dalam berurusan dengan orang-orang di sekitar mereka.

Kata Kunci: Optimisasi, Pengawasan Orang Tua, Bahaya, Pelecehan Seksual

Full Text:

PDF

References


Adawiah, R. Al. (2015). Upaya Pencegahan Kekerasan terhadap Anak. Jurnal Keamanan Nasional, 1(2), 279–296. Retrieved from http://www.ojs.ubharajaya.ac.id/index.php/kamnas/article/download/26/19

Cahyono, A. S. (2016). Pengaruh Media Sosial terhadap Perubahan Sosial Masyarakat di Indonesia. Jurnal PUBLICIANA, 9(1), 140–157. Retrieved from http://www.jurnal-unita.org/index.php/publiciana/article/download/79/73

Chusna, P. A. (2017). Pengaruh Media Gadget pada Perkembangan Karakter Anak. Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Sosial Keagamaan, 17(2), 315–330. Retrieved from http://ejournal.iain-tulungagung.ac.id/index.php/dinamika/article/viewFile/842/586

Ernis, D., & Riantiza, D. (2016, December 22). KPAI: Kejahatan Cyber pada Anak Meningkat. Tempo.Co. Retrieved from https://metro.tempo.co/read/829889/kpai-kejahatan-cyber-pada-anak-meningkat

Hanika, I. M. (2015). Fenomena Phubbing di Era Milenia (Ketergantungan Seseorang pada Smartphone terhadap Lingkungannya). Interkasi, 4(1), 42–51. Retrieved from https://ejournal.undip.ac.id/index.php/interaksi/article/download/9734/7802

Hufad, A. (2000). Peran Keluarga Inti dalam Pendidikan Anak. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, I(1).

Koesoema, D. (2010). Pendidikan Karakter: Strategi Membidik Anak di Jaman Global. Jakarta: Grasindo.

Ngafifi, M. (2014). Kemajuan Teknologi dan Pola Hidup Manusia dalam Perspektif Sosial Budaya. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 2(1), 33–47. https://doi.org/10.21831/jppfa.v2i1.2616

Purnomo, D. A. (2015, February 14). Empat Faktor Penyebab Terjadinya Kekerasan terhadap Anak. Tribun Jateng. Retrieved from https://jateng.tribunnews.com/2015/02/14/empat-faktor-penyebab-terjadinya-kekerasan-terhadap-anak

Ratnasari, E. D. (2016, December 30). Cyber Crime, Kasus Kejahatan Terbanyak di 2016. CNN Indonesia. Retrieved from https://www.cnnindonesia.com/nasional/20161230232449-12-183255/cyber-crime-kasus-kejahatan-terbanyak-di-2016

Ratnaya, I. G. (2011). Dampak Negatif Perkembangan Teknologi Informatika dan Komunikasi dan Cara Antisifasinya. JPTK, UNDIKSHA, 8(1), 17–28. https://doi.org/10.23887/jptk-undiksha.v8i1.2890

Santoso. (2011). Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Citra Pendidikan.

Soekarno, K. (1984). Dasar-Dasar Manajemen. Jakarta: Miswar.

Tyas, D. L., Budiyanto, A. D., & Santoso, A. J. (2015). Pengaruh Kekuatan Media Sosial dalam Pengembangan Kesenjangan Digital. Scientific Journal of Informatics, 2(2), 147–154. https://doi.org/10.15294/sji.v2i2.5083




DOI: https://doi.org/10.24036/kolokium-pls.v5i2.33

Refbacks

  • There are currently no refbacks.