Cultural Literacy of Betorang Tradition Ethnographic Study in the Kayuagung Tribe, OKI Regency, South Sumatra

Muhammad Arif Adibrata

Abstract


This research aims to: (1) explain the form of the betorang customary series in the Kayuagung tribe of OKI district, (2) explain the meaning of the betorang custom for the people of the Kayuagung tribe of OKI district and (3) explain the behavior of the community in preserving the betorang custom in the Kayuagung tribe of OKI district. This research uses a qualitative approach. The type of research that will be conducted by researchers is ethnographic study research. The research location is in Kayuagung Kab OKI. This research uses the type and source of data, namely by using primary data. The data analysis techniques used in this research are data reduction, data presentation and conclusion drawing and using source triangulation. The research subjects were obtained and several informants, namely traditional leaders, village heads, community leaders and the people of the Kayuagung tribe. Data collection procedures are observation, interviews and documentation. The results of this study are the existence of cultural literacy in the betorang custom can find out from the stage with entographic studies in the Kayuagung tribe. The people of the Kayuagung tribe have good abilities in terms of cultural literacy.


Full Text:

PDF

References


Agustin, R. K., & Hidayati, L. (2021). Pengembangan Video Menghias Totebag dengan Teknik Eco Print bagi Ibu-ibu PKK. Jurnal Online Tata Busana, 10(3), 79–86. https://doi.org/https://doi.org/10.26740/jurnal-online-tata-busana.v10i3.43227

Arios, R. L. (2014). Morge Siwe. CV. Talao Sumber Rezeki.

Charina, L., Sumaryoto, & Taufik. (2021). Analisis Manfaat Adat Begarehan dalam Masyarkat Basemah (Etnografi Komunikasi Masyarakat Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat). Herodotus : Jurnal Pendidikan IPS, 4(3), 302–309.

Erwinantu. (2012). SABA BADUY : Sebuah Perjalanan Wisata Budaya Inspiratif. PT Gramedia Pustaka Utama.

Hakim, I. A., Waty, E. R., Husin, A., & Shomedran. (2020). Studi Implementasi Standar Penyelenggaraan Program Pendidikan Kesetaraan pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Sumetera Selatan. Jurnal Obor Penmas (Pendidikan Luar Biasa), 3(1), 181–192.

Hermawan, I. (2019). Metodologi Penelitian Pendidikan (Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed Method). Hidayatul Quran Kuningan.

Kamarusdiana. (2019). Studi Etnografi dalam Kerangka Masyarakat dan Budaya. SALAM : Jurnal Sosial & Budaya, 6(2), 113–128.

Kemendikbud. (2017). Materi Pendukung Literasi Budaya dan Kewargaan. Kemendikbud.

Kurnianto, A. M., Indrianti, D. T., & Ariefianto, L. (2019). Peran Sanggar Seni Pemuda Edi Peni dalam Pelestarian Budaya Lokal di Desa Hadiluwih Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 3(2), 59–65.

Liliweri, A. (2009). Makna Budaya dalam Komunikasi AntarBudaya. LKiS Yogyakarta.

Matuankotta, J. K. (2018). Peran Aktif Masyarakat Hukum Adat dalam Pembangunan Ekonomi. SASI, 24(2), 101–113.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2009). Analisis Data Kualitatif. UI Press.

Pembina Adat Kabupaten Ogan Komering Ilir. (2012). Sekilas Pandang Adat Masyarakat Suku Kayuagung. Dinas Kearipan dan Perpustakaan Kab.Ogan Komering Ilir.

Pertiwi, I. S. P., Syah, I., & Basri, M. (2017). Perkawinan Mabang Handak pada Masyarakat Adat Morge Siwe di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Sejarah (PESAGI), 5(5).

Rosmaladewi, O. (2019). Manajemen Kemitraan Multistakeholder dalam Pemberdayaan Masyarakat. Deepublish.

Sihabudin, A. (2013). Komunikasi Antarbudaya. PT. Bumi Aksara.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Triyono. (2019). Pentingnya Literasi Budaya di Desa Seni Jurang Blimbing. ANUVA (Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, Dan Informasi), 3(1), 77–85.

Undri, & Femmy. (2014). Morge Siwe. Balai Pelestarian Nilai Budaya Padang.

Wilisci, M., & Jasma, S. (2021). Realiasai Pendidikan Nonformal Dalam Penyelenggarakan Kuliner Bimbang Adat Suku Serawai. Journal of Lifelong Learning, 4(2), 101–107.

Zulkarnain, N. (2017). Pembelajaran Indigenous System Berbasis Nilai-Nilai Tradisi Lokal Dalam Membina Keharmonisan Desa. Universitas Negeri Malang.




DOI: https://doi.org/10.24036/kolokium.v14i1.1216

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

https://jurnal.successwithauctions.com/

https://form.gareythethird.com/

https://web.aonevanlines.com/

https://ftd.itsb.ac.id/program-studi/

https://ftd.itsb.ac.id/roadmap-penelitian/

POSTOTO787